Gorontalo

Lokasi: Kampung Madras (dahulu Kampung Keling), Kecamatan Petisah, Kota Medan.

Kategori: Wisata Sejarah, Wisata Religi

 

Kuil Shri Mariamman merupakan kuil Hindu tertua di kota Medan. Kuil yang berada di dekat  sungai ini dibangun pada tahun 1884 (ada pula yang menyebut 1881) oleh penduduk Tamil, India, sebagai bentuk penghormatan dan pemujaan kepada Dewi Kali (Dewi Durga).

Orang-orang Tamil mulai menetap di daerah ini sekitar abad ke-19, yaitu ketika wilayah Kesultanan Deli memperoleh kemakmuran ekonomi. Kemakmuran ekonomi tersebut dicapai setelah tembakau Deli laku keras di pasaran dunia. Pencapaian ekonomi tersebut, mengundang minat orang-orang Tamil untuk mendatangi wilayah kekuasaan sultan Deli. Sekarang, kawasan ini tidak hanya didiami oleh penduduk keturunan Tamil, tetapi juga penduduk keturunan Tionghoa, Aceh, Jawa, Batak, dan Melayu.

Bangunan kuil ini mirip dengan kuil Hindu Shri Mariamman yang ada di Singapura dan Penang, Malaysia. Arsitekturnya dipengaruhi kebudayaan India, seperti terlihat pada hiasan gopuram (gapura) berwarna hijau yang ada di pintu gerbang kuil. Di samping itu, di atas pintu gerbang kuil, ada tulisan "Perhimpunan Shri Mariamman Medan, Shri Mariamman Kuil" dan dua buah gambar malaikat yang sedang membawa kalung bunga yang besar, sedangkan di atas kuil, ada sebuah patung gajah sebagai perlambang hewan suci dalam kepercayaan Hindu.

Tiang dan lantai kuil terbuat dari marmer dan dilapisi karpet hijau. Di langit-langit kuil tergantung hiasan beberapa lampu mewah. Di dalam kuil ini, terdapat tiga ruang utama tempat untuk berdoa. Di dalamnya, terdapat tiang kayu berwarna coklat yang berdiri tegak di atas semen persegi empat. Di sekeliling ruangan kuil terdapat gambar dan patung para dewa, seperti Dewa Ganesha, Wisnu, Siwa, Dewi Kali (Durga), dan Dewi Aman.

Selain dapat menikmati keindahan kuil dengan nuansa religius yang sangat kental, para pelancong juga dapat merasakan suasana toleransi yang cukup kental di sekitar bangunan kuil. Di tempat ini, pengunjung dapat menyaksikan beragam etnis dan suku bangsa hidup rukun dan saling menghormati.

Akses: Untuk menuju ke lokasi ini sangat mudah karena kuil ini berada di tengah Kota Medan, tepatnya di kampung Keling. Banyak angkutan umum, seperti taksi, angkot, dan becak mesin yang lalu lalang melewati lokasi ini.

Sumber:

1. Yulianingsih, Tri Maya. 2010. Jelajah Wisata Nusantara. Yogyakarta: Media Pressindo.

2. http://www.wisatamelayu.com/id/tour/643-Kuil-Shri-Mariamman/navcat

3. Gambar http://www.wisatamelayu.com/id/img/wisata/p487ec65839898.jpg

 

Posted by:

Share: